Maklumat

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Sekedar informasi bahwa blog ini kami buat sebagai sarana penunjang proses belajar mengajar tahfizh di rumah tahfizh Ats Tsaani sekaligus media informasi dan perekat hubungan kami dengan seluruh santri pada khususnya dan ummat Islam pada umumnya. Seluruh artikel yang ada dimaksudkan untuk berbagi ilmu sehingga diperbolehkan untuk copas asal menyebutkan sumbernya dan tidak untuk komersial. Harap maklum. Wassalaamu'alaikum Wr.Wb.

Kamis, 07 April 2016

Filled Under:

PROFIL RUMAH TAHFIZH ATS TSAANI (2)



Metode Belajar di Rumah Tahfizh Ats Tsaani


Rumah tahfizh Ats Tsaani adalah sebuah lembaga tahfizh non formal khusus muslimah yang ada di daerah Sukoharjo tepatnya di Sidomulyo RT 01 RW 03 No.37 Makamhaji Kartasura. Pendirian Rumah Tahfizh ini sebagai solusi bagi para muslimah yang memiliki kesibukan tinggi namun punya keinginan untuk menghafal al Qur’an.
Dalam metode pengajarannya menggunakan metode Step by Step dan Cara Belajar Santri Aktif. Metode Step by  step adalah  metode pembelajar secara bertahap disesuaikan dengan kemampuan  masing-masing santri. Dengan demikian  antara satu  santri dengan  santri yang lain memiliki perbedaan dalam penentuan target hafalan. Bagi yang bacaan al Qur’annya belum lancar biasanya sebelum menghafal disuruh untuk menirukan bacaan ustadzah setelah itu baru disuruh menghafal bacaan tadi. Sedangkan bagi yang bacaan al Qur’annya sudah  lancar bisa menghafal secara mandiri dan jika sudah hafal disetorkan ke ustadzah.
Adapun  Metode Cara Belajar Santri Aktif (CBSA) berarti menuntut keaktifan santri dalam belajar termasuk di antaranya menambah hafalan dan muroja’ah sendiri di rumah serta melaksanakan tugas-tugas lainnya.
Sedangkan dalam  metode menghafal al Qur’an mengadopsi dari metode al Qosimi. Metode al Qosimi adalah metode menghafal al Qur’an yang dalam  pelaksanaannya membaca minimal 40x sebelum proses menghafal. Dengan demikian dalam metode al Qosimi ada tiga fase dalam menghafal al Qur’an yaitu :  fase pertama membaca 40 kali, fase kedua menghafal, dan fase ketiga mengulangi (muroja’ah).
Untuk pelaksanaan membaca 40 kali ini mempunyai tiga tahapan atau  tiga putaran yaitu: putaran pertama dibaca 20 kali, putaran kedua dibaca 10 kali, dan putaran ketiga dibaca 10 kali. Berikut tabel cara membaca 40 kali.
Tahapan I
Tahapan II
Tahapan III
Total
Per 1 ayat baca 20 kali
Per 5 ayat atau persetengah halaman dibaca 10 kali
Per satu halaman dibaca 10 kali
40 kali

            Setelah membaca 40 kali barulah ayat-ayat tersebut dihafalkan. Bagi santri yang tidak istiqomah menggunakan metode ini biasanya akan terlihat dari kualitas hafalannya saat setoran, sering banyak kesalahannya alias terbata-bata. Sedangkan bagi yang istiqomah biasanya bisa menghafal dengan lancar.
            Pada saat setoran, terbagi dalam tiga tahapan yaitu : Pertama, setoran ayat baru. Kedua, muroja’ah juz baru, dan ketiga muroja’ah juz lama sekitar setengah juz sampai satu juz.
            Demikianlah metode belajar di Rumah Tahfizh Ats Tsaani. Semoga bermanfaat.

0 komentar :

Copyright @ 2013 Ats Tsaani .