Maklumat

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Sekedar informasi bahwa blog ini kami buat sebagai sarana penunjang proses belajar mengajar tahfizh di rumah tahfizh Ats Tsaani sekaligus media informasi dan perekat hubungan kami dengan seluruh santri pada khususnya dan ummat Islam pada umumnya. Seluruh artikel yang ada dimaksudkan untuk berbagi ilmu sehingga diperbolehkan untuk copas asal menyebutkan sumbernya dan tidak untuk komersial. Harap maklum. Wassalaamu'alaikum Wr.Wb.

Jumat, 28 Februari 2014

Tngkatan hafizh Qur'an

Tingkatan hafizh Qur'an


Tingkatan hafizh Qur'an terdiri dari tiga tingkatan, yaitu :

1) Tingkatan pertama (terendah) : hafizh bil isti’dad, yaitu seorang hafizh yang hanya mampu membaca (menghafal) juz yang ditunjuk setelah melakukan persiapan terlebih dahulu.
2) Tingkatan kedua : hafizh mutqin linafsihi, yaitu seorang hafizh yang mampu membaca (menghafal) juz yang ditunjuk tanpa persiapan, dan telah menguasai ayat-ayat mutasyabihah.

3)   Tingkatan ketiga : hafizh mutqin linafsihi wa lighairihi, yaitu seorang hafizh mutqin linafsihi yang mampu membetulkan bacaan orang lain yang salah, terutama untuk ayat-ayat mutasyabihah.

Senin, 17 Februari 2014

MANFAAT DAN KEUTAMAAN MENJAGA WUDHU BAGI SEORANG HAFIZH QUR’AN

MANFAAT DAN KEUTAMAAN MENJAGA WUDHU
 BAGI SEORANG HAFIZH QUR’AN


            Menjaga wudhu adalah bagian  yang tak terpisahkan bagi seorang hafizh (penghafal) al Qur’an. Bagaimana tidak, seorang hafizh Qur’an adalah orang yang senantiasa berinteraksi dengan al Qur’an di mana pun dan kapan pun berada. Sedangkan salah satu adab dalam berinteraksi dengan al Qur’an adalah berwudhu  sebelum menyentuh mushaf al Qur’an. Dalam Qs. Al Waaqi’ah ayat 79, Allah SWT berfirman :




Artinya : “Tidak boleh menyentuhnya (Al-qur’an) kecuali orang-orang yang suci.”
            Terjadi beberapa perbedaan mengenai tafsiran ayat tersebut,  namun  Kebanyakan ulama berpendapat bahwa menyentuh Mushaf Al-qur’an bagi orang yang berhadats adalah  haram, jika kita ingin menyentuhnya maka wajib kita  berwudlu. Sedangkan  jika membacanya saja tanpa menyentuh mushaf maka boleh bagi yang berhadats kecil namun bagi yang berhadats besar hukumnya haram. Wallaahu a’lam.
            Ada satu hal yang harus kita ketahui bahwa menjaga wudhu ternyata mendatangkan banyak manfaat atau keutamaan, antara lain :
1.     Air wudhu akan merilekskan otot-otot yang lelah. Para dokter juga mengatakan bahwa percikkan air akan menghilangkan rasa lelah dan pikiran yang penat.
2.    Air wudhu akan membuat wajah menjadi cerah, karena mampu menyapu sisa-sisa make up dan kotoran debu atau kuman setelah seharian beraktifitas di luar rumah.
3.  Seseorang yang tidur dalam keadaan bersih (sudah berwudhu), maka malaikat selalu menemani dan mendoakannya. Malaikat adalah mahluk yang senantiasa mematuhi perintah Allah SWT. Jadi jika kita didoakan oleh malaikat, niscaya doanya dikabulkan oleh Allah. Rasulullah SAW bersabda:

 “Barangsiapa tidur dimalam hari dalam keadaan suci (berwudhu’) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap ‘Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci’”. (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a.).

Dalam kitab tanqih al-Qand al-Hatsis karangan syekh muhamad bin umar an-nawawi al-mantany, mengatakan :

 "barangsiapa tidur dalam keadaan berwudhu ,maka apabila mati disaat tidur maka matinya dalam keadaan syahid disisi Allah".

4.   Dalam beberapa hal menghemat waktu dan penggunaan air, terutama bila kita bisa menahan buang angin dalam kurun yang panjang sehingga tidak perlu berwudhu lagi saat hendak shalat atau menyentuh al Qur'an.
5.    Melatih diri untuk mengelola buang angin kita dengan mulai memilih makanan yang tak berpotensi untuk buang angin, atau makan tak terlalu banyak sehingga sehat.
6.   Insya Allah terjaga dari kemungkinan berbuat maksiat karena kita dalam keadaan beriman dan bersuci. Rasulullaah SAW bersabda :  

اعْلَمُوا أَنَّ خَيْرَ أَعْمَالِكُمُ الصَّلاَةُ وَلاَ يُحَافِظُ عَلَى الْوُضُوءِ إِلاَّ مُؤْمِنٌ

Artinya :  “.. dan ketahuilah sebaik-baik amal kalian adalah shalat dan tidaklah menjaga wudhu melainkan orang-orang yang beriman.” (HR. Ibnu Majah dan Ahmad; shahih)

7.      Menghapus dosa, meninggikan derajat. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ أَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ. قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ. قَالَ
إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ وَانْتِظَارُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الصَّلاَةِ فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ

Artinya:  "Maukah kalian untuk aku tunjukkan atas sesuatu yang dengannya Allah menghapus kesalahan-kesalahan dan mengangkat derajat?" Mereka (para sahabat) menjawab, "Tentu, wahai Rasulullah." Beliau bersabda: "Menyempurnakan wudhu pada kondisi yang susah (seperti keadaan yang sangat dingin), banyak berjalan ke masjid, dan menunggu shalat berikutnya setelah shalat. Maka itulah ribath." (HR. Muslim)

8.      Di akhirat digolongkan sebagai ummat Nabi Muhammad SAW. Rasulullaah SAW bersabda :

Dari Abu Hurairah ra. berkata: “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya pada hari kiamat nanti umatku akan dipanggil dalam keadaan putih cemerlang dari bekas wudhu. Dan barangsiapa yang mampu untuk memperlebar putihnya maka kerjakanlah hal itu”". (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah ra. …… Beliau (Rasullah saw.) bersabda: “Sesungguhnya saudara-saudara kami itu akan datang dalam keadaan putih cemerlang karena wudhu dan aku yang akan membimbing mereka ke telaga”. (Riwayat Muslim)

9.      Menjaga wudhu membuat Bilal dijamin masuk surga. Sabda Rasulullaah SAW :


أَنَّ النَّبِىَّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ لِبِلاَلٍ عِنْدَ صَلاَةِ الْفَجْرِ يَا بِلاَلُ حَدِّثْنِى بِأَرْجَى عَمَلٍ عَمِلْتَهُ فِى الإِسْلاَمِ ، فَإِنِّى سَمِعْتُ دَفَّ نَعْلَيْكَ بَيْنَ يَدَىَّ فِى الْجَنَّةِ . قَالَ مَا عَمِلْتُ عَمَلاً أَرْجَى عِنْدِى أَنِّى لَمْ أَتَطَهَّرْ طُهُورًا فِى سَاعَةِ لَيْلٍ أَوْ نَهَارٍ إِلاَّ صَلَّيْتُ بِذَلِكَ الطُّهُورِ مَا كُتِبَ لِى أَنْ أُصَلِّىَ

Artinya : Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepada Bilal radhiyallahu 'anhu ketika shalat Fajar (Shubuh): "Wahai Bilal, ceritakan kepadaku amal yang paling utama yang sudah kamu amalkan dalam Islam, sebab aku mendengar di hadapanku suara sandalmu dalam surga". Bilal berkata; "Tidak ada amal yang utama yang aku sudah amalkan kecuali bahwa jika aku bersuci (berwudhu') pada suatu kesempatan malam ataupun siang melainkan aku selalu shalat dengan wudhu' tersebut di samping shalat wajib". (HR. Bukhari)

Demikianlah beberapa manfaat dan keutamaan menjaga wudhu. Semoga kita tergolong orang-orang yang senantiasa menjaga wudhu dan memperoleh beberapa manfaat dan keutamaan darinya. Amiin.

Sumber rujukan :


Senin, 10 Februari 2014

Bagaimana adab penghafal al Qur’an?



Beberapa adab penghafal al Qur'an adalah :

1) Selalu menjaga keikhlasan.
2) Menjaga diri dari aktivitas laghwu dan bersegera dalam ketaatan.
3) Jangan berniat mencari popularitas, menjadikannya sebagai sarana mencari nafkah, atau mengharap               imbalan duniawi.
4) Jangan merasa diri lebih baik dari orang lain, namun hendaknya selalu bertawadhu’.
5) Berhati-hati dari sifat munafik.
6) Menjauhi segala bentuk kemaksiatan.
7) Banyak berdo’a kepada Allah agar al Qur’an menuntunnya ke jannah.
8) Selalu bersama al Qur’an sampai ajal menjemput.

Ada baiknya juga kalau kita merenungi dan mengamalkan nasihat dari Ibnu Mas’ud : “Selayaknya seorang qari al Qur’an bisa diketahui di waktu malamnya ketika orang-orang tidur, di waktu siangnya ketika orang-orang tidak berpuasa, dengan tangisannya ketika orang-orang tertawa, dengan kewara’annya ketika orang-orang bercampur baur, dengan diamnya ketika orang-orang asyik mengobrol, dengan kerendahan hatinya ketika orang-orang menyombongkan diri, dan dengan kesedihannya ketika orang-orang bergembira ria”.

Sabtu, 01 Februari 2014

IN MEMORY

IN MEMORY

A. KEGIATAN TASMI'  AL QUR'AN  ISC ATS TSAANI




      Tim Sukses Tasmi' ( Juru Masak)



B. USTADZAH YUNI SAAT MENJADI PESERTA WISUDA TAHFIZH MA'HAD ABU BAKAR ASH SHIDDIQ






















C. USTADZAH YUNI SAAT MENJADI STAFF PENGAJAR TAHSIN DI LTQ AL HUSNA

























D. KEGIATAN KURSUS BAHASA ARAB ISC ATS TSAANI

















Kedatangan Tamu dari Jepang ( Momo Shioya )



Copyright @ 2013 Ats Tsaani .